Pertumbuhan Harga Ruko di Gading Serpong Bergerak Lamban
Gading Serpong, Tangerang, Banten, kawasan paling subur pertumbuhan rukonya. Di kawasan yang menjadi lokasi pengembangan Summarecon Serpong dan Paramount Land ini ada ribuan ruko, berbaris rapat mulai bulevar Gading Serpong hingga jalan tembus Gading Serpong-BSD City. Ribuan ruko di koridor Gading Serpong – BSD City mayoritas masih kosong. Sebagian besar ruko tersebut dimiliki investor yang menunggu harga tinggi untuk dijual lagi.

Karyanto, broker properti dari Seven Property Serpong, mengakui banyaknya ruko kosong di Gading Serpong. Dikatakan, ruko-ruko itu dibangun di kawasan baru yang belum hidup sehingga butuh waktu untuk meramaikan. “Butuh waktu 2-3 tahun untuk meramaikan sebuah kawasan, setelah ramai harga propertinya melonjak tajam,” katanya kepada housing-estate.com di Serpong, Selasa (10/6).
Selama kawasannya masih sepi pertumbuhan harganya bergerak lamban. Pemiliknya biasanya akan menahan karena kalau dilepas margin-nya tipis. Kawasan Scientia Garden dan kawasan di dekat Summarecon Mall Serpong (SMS) yang sudah ramai harga rukonya bisa lebih mahal 50 persen dibandingkan kawasan yang masih sepi. Kawasan Scientia Garden juga dilengkapi Scientia Digital Centre dan Green Office Park, dua fasilitas komersial yang akan menambah ramai kawasan.
Karyanto menunjuk ruko Darwin Summarecon Serpong yang relatif baru, dengan luas tanah 80 m2 (5×16) dan bangunan 220 m2, harganya Rp3,6 miliar. Sementara ruko dengan ukuran sama dekat SMS harganya mencapai Rp3,9 miliar. Karyanto mengatakan, saat ini mencari ruko di bawah Rp3 miliar di Gading Serpong sudah tidak ada. Ia menyebut ruko tipe 180/72 harganya Rp3,3 miliar, tipe 203/68 Rp3,6 miliar, atau tipe 255/85 Rp5,5 miliar.
Menurut Karyanto, ruko di kawasan Scientia Garden yang cukup dekat dengan kampus Universitas Multi Media Nusantara (UMN) cocok untuk perkantoran dan bisnis yang membidik segmen mahasiswa. Sementara ruko di sekitar SMS lebih cocok untuk lifestyle. “Jadi pilihannya sangat tergantung dengan kebutuhan, kalau untuk kantor lokasinya tidak perlu di depan jalan besar sehingga bisa mendapatkan harga lebih murah,” imbuhnya.
Tapi kalau untuk usaha lokasinya harus di jalan besar dengan harga lebih tinggi. Ruko dua lantai ukuran 4,5×15 di jalan besar harganya mulai Rp2 miliar. Tiga lantai mencapai Rp3 miliar. “Di Summarecon Serpong tidak ada ruko yang harganya di bawah Rp2 miliar, semua di atasnya,” ujar Karyanto. Yudis