Minggu, Mei 10, 2026
HomeNewsDaerahTol Becakayu Akan Dongkrak Properti Bekasi

Tol Becakayu Akan Dongkrak Properti Bekasi

Setelah terlantar selama belasan tahun, pemerintah melanjutkan kembali pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). Pembangunan jalan tol ini diharapkan dapat mengurangi jumlah kendaraan yang lewat Jl Raya Kalimalang setiap harinya yang sudah sangat padat. Pemerintah sudah melakukan groundbreaking tol Becakayu pada Oktober 2014 lalu.

Saat ini proses pengerjaannya sudah dimulai di kawasan Jakarta Timur hingga Jakasampurna, Bekasi Barat. Pembangunan seksi 1  sepanjang 11 km dibagi tiga : Seksi 1A ruas Kasablanka-Cipinang Melayu, seksi  1B Cipinang Melayu-Pangkalan Jati, dan seksi 1C ruas Pangkalan Jati-Jakasampurna.

Tol Becakayu yang terhenti pengerjaannya selama 16 tahun
Tol Becakayu yang terhenti pengerjaannya selama 16 tahun

Pembangunan jalan tol sepanjang 21 km ini dipastikan akan meningkatkan nilai investasi properti khususnya di kawasan Bekasi dan sekitarnya. Menurut Marcellus Chandra, Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia (PLI), pengembang proyek superblok di Bekasi dan Tangerang, kehadiran jalan tol ini akan membuat arus transportasi dari dan menuju Jakarta semakin mudah.

“Total jumlah penduduk Bekasi saat ini mencapai 7,4 juta jiwa dan sebanyak 2,5 juta diantaranya bekerja di Jakarta. Dengan adanya jalan tol ini tentu akan memudahkan pergerakan masyarakat dan pada gilirannya akan meningkatkan demand  properti di Bekasi,” ujarnya di Jakarta, (5/5).

PLI kini tengah mengembangkan mixed use Indigo @Bekasi di atas lahan seluas 1,5 ha di Bekasi Barat. Menurut rencana akan dibangun empat tower apartemen dan dua tower hotel. Pemancangan tiang pertama pertanda mulai dibangunnya proyek ini sudah dilakukan Februari lalu.

Berita Terkait

Ekonomi

Harga Beras Selalu Naik, Tapi Daya Beli Petani Makin Turun

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan awal pekan ini (4/5/2026),...

Kredit Bermasalah Pinjol Masih Bertahan Tinggi

Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Otoritas Jasa Keuangan...

Wamenkeu: Defisit Fiskal Tahun Ini Maksimal 2,9 Persen

Defisit fiskal atau kekurangan anggaran RI terancam melebar tahun...

BPS: Penduduk Indonesia Kini 284,67 Juta, 68,92 Persen Milenial, Gen Z, dan Post Gen Z

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah penduduk Indonesia berdasarkan...

Berita Terkini