Senin, Mei 18, 2026
HomeBerita PropertiTol Pejagan – Brebes Dibuka Untuk Mudik Lebaran

Tol Pejagan – Brebes Dibuka Untuk Mudik Lebaran

Pemerintah menjamin jalur mudik lebaran tahun ini lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan infrastruktur untuk mudik khususnya di Jawa telah ditambah dengan sejumlah ruas tol baru. Pembukaan jalur tol khusus untuk lebaran ini  memudahkan pengguna mendapatkan alternatif  perjalanan lebih baik.

Ruas Tol Pejagan-Brebes

Selain itu pemerintah juga telah menyelesaikan rekonstruksi jalur mudik  sejak hari pertama bulan puasa sehingga dipastikan lalu lintas tidak akan terganggu dengan adanya pekerjaan konstruksi. Menurut Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) Hermanto Dardak, yang akan dikonsentrasikan pada jalur selatan khususnya di Nagreg dan jalur utara di Simpang Jomin.

“Untuk arus mudik lebaran tahun ini kita akan membuka tol Pejagan-Pemalang seksi 1 (Pejagan-Brebes Barat) sepanjang 14,2 km dan seksi 2 Brebes Barat-Brebes Timur sepanjang 6 km. Masyarakat juga memiliki lebih banyak alternatif dengan adanya jalan tol ini makanya kita yakin tahun ini jalur mudik lebaran bisa lebih lancar,” ujarnya di Jakarta, Senin (13/6).

Selain itu jalur jalan di koridor utara Jawa saat ini juga sudah lebih terintegrasi. Panjang jalan sekitar 300 km telah diintegrasikan dari mulai Pelabuhan Merak di koridor barat dengan jalan tol dalam kota Jakarta hingga menerus ke koridor timur. Jalur ini juga sudah terkoneksi dengan jalan tol Palimanan menuju tol Pejagan-Pemalang.

Untuk jalur di koridor selatan dari Pelabuhan Merak bisa melalui Cibaliung yang sudah terkoneksi dengn Pelabuhan Ratu dan Pangandaran. Selain itu untuk mengurangi kemacetan di pintu tol akan diberlakukan sistem pembayaran jalan tol terintegrasi di tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sehingga akan mengurangi penumpukan kendaraan di pintu tol.

“Yang perlu diwaspadai adanya pasar tumpah di ruas jalan yang dilalui pemudik karena ini akan menambah kepadatan dan potensi bottle neck. Untuk mengatasi ini harus ada koordinasi dengan pemerintah daerah supaya tidak ada masyarakat yang membuka pasar tumpah di sepanjang koridor jalan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Bank Mandiri: Penjualan Eceran Tetap Akan Meningkat, Ditopang Liburan dan Belanja

Survei Penjualan Eceran yang diterbitkan Bank Indonesia (BI) memprakirakan...

LPEM FEB UI Ragukan Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen, Ini Alasannya

Peneliti di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi...

April Konsumen Tahan Belanja, Perbanyak Tabungan

Survei Konsumen Bank Indonesia April 2026 yang dipublikasikan awal...

Berita Terkini