Senin, Mei 18, 2026
HomeBerita PropertiJakarta Garden City Menyumbang RTH Ibu Kota

Jakarta Garden City Menyumbang RTH Ibu Kota

Pengembang mewujudkan konsep garden city dengan menyediakan taman kota, eco park, dan plaza yang cukup luas selain taman di dalam klaster.

Perumahan dari PT Mitra Sindo Sukses (anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk) di Cakung, Jakarta Timur, ini menyabet Green Property Awards 2017 untuk kriteria green open space kategori perumahan berskala besar. Jakarta Garden City (370 ha) mengembangkan konsep rumah taman dengan menyediakan banyak ruang terbuka hijau (RTH). Karena itu perumahan yang sempat dikembangkan bersama Keppel Land (Singapura) ini ada nama garden-nya. Istilah itu merupakan upaya menghadirkan hunian yang nyaman, asri, dan menarik secara visual di Jakarta yang terik dengan peruntukan kawasan beragam, yang tercermin pada namanama area-area pengembangannya: garden city, river garden, lake garden.

Garden City (100 ha) adalah kawasan pengembangan tahap pertama berisi enam klaster: Palm Spring, d’Banyan, Alamanda Garden, Cassia Garden, Lantana Garden, dan Zebrina Garden. Semuanya sudah terbangun dan dihuni. Lingkungannya cukup asri dan teduh dengan pepohonan besar di kiri kanan jalan lingkungan yang cukup lebar. Jalan bulevar dilengkapi pedestrian yang cukup nyaman untuk berjalan kaki. Pengembang juga menyediakan hutan kota seluas dua hektar di ujung bulevar berisi puluhan jenis pohon yang sudah besar. Selain menjadi kawasan konservasi dan resapan air, tempat itu juga menjadi area rekreasi warga.

RTH lain adalah eco park (1,2 ha) yang tanamannya tak kalah banyak, yang merupakan bagian dari area club house seluas 3,7 ha berisi kolam renang anak dan dewasa, lapangan tenis, basket, area bermain anak, dan gimnasium. Beberapa tanaman keras seperti trembesi sudah tumbuh besar dengan tajuk dan dahan yang rindang. Selain itu masih ada cemara, palem, dan pepohonan lain, serta aneka semak dan perdu. Di dalam eco park warga dapat berolahraga dan jogging di trek sepanjang 400 meter. Eco park sepenuhnya untuk area resapan dan paru-paru kawasan. Akses publik dibatasi sehingga tanaman dan padang rumputnya tetap terpelihara.

Bulevar utama juga diolah untuk menciptakan suasana asri bagi 2.000-an KK yang sudah tinggal di JGC dengan membuat median dan area kanan kirinya jadi taman. Lingkungan klaster juga banyak taman. Di Palm Spring pengembang bahkan menghadirkan konsep backyard (halaman belakang) untuk memaksimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara alami ke dalam rumah. Backyard dilengkapi jalan kecil untuk mengakses rumah dari belakang sekaligus tempat bersosialisasi. “Penghuni dapat berinteraksi dengan tetangganya di belakang rumah,” kata Hyronimus Yohanes, GM Marketing & Sales Jakarta Garden City.

Di River Garden yang berisi klaster Shinano, Yarra, La Seine, Thames, dan Mississippi ada Plaza Semut yang cukup luas. Kanan kiri sungai yang membelah kawasan dihijaukan dan dibuatkan trek jogging. Itu belum termasuk danau besar (25 ha) yang akan dibuat di Lake Garden. Di beberapa klaster itu masih ada rumah dan kaveling dipasarkan. Misalnya di Shinano ada tipe 75/105 dan 121/150 seharga Rp1,9 miliar dan Rp2,9 miliar. Ada tipe kecil 50/90 di klaster Yarra seharga Rp1,5 miliar. Di Garden City yang dipasarkan saat ini tinggal ruko Cleon Park (3 lantai) seharga Rp5 miliar (213/75) dekat AEON Mall.

Berita Terkait

Ekonomi

Bank Mandiri: Penjualan Eceran Tetap Akan Meningkat, Ditopang Liburan dan Belanja

Survei Penjualan Eceran yang diterbitkan Bank Indonesia (BI) memprakirakan...

LPEM FEB UI Ragukan Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen, Ini Alasannya

Peneliti di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi...

April Konsumen Tahan Belanja, Perbanyak Tabungan

Survei Konsumen Bank Indonesia April 2026 yang dipublikasikan awal...

Berita Terkini