Pembangunan Rusun ASN dan TNI di IKN Dapat Rekor MURI Sebagai yang Tercepat
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan, kembali mendapat Rekor MJRI (Museum Rekor Dunia-Indonesia) dalam pembangunan hunian bagi ASN dan anggota TNI di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kali ini Rekor MURI itu didapat untuk Pembangunan Hunian Siap Huni ASN Tercepat dan Pembangunan Hunian Modular TNI Tercepat di Indonesia. Sebelumnya Kementerian PUPR mendapat Rekor MURI untuk Pembangunan Hunian Pekerja Konstruksi Tercepat.
Menurut Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto melalui keterangan tertulis Bagian Hukum dan Komunikasi Publik Ditjen Perumahan, Senin (5/8/2024), penyerahan sertifikat Rekor MURI itu dilaksanakan di IKN, Jum’at (2/8/2024), oleh Senior Manajer MURI Triyono.
“Berbagai inovasi dan teknologi konstruksi diterapkan dalam pembangunan infrastruktur dan permukiman di IKN agar bisa dilaksanakan dalam waktu singkat, dengan tetap menjaga kualitasnya,” kata Iwan didampingi Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Kalimantan II Anggoro Putro.
Rekor MURI untuk Pembangunan Tower Hunian Siap Huni Tercepat, diberikan atas prestasi Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Hunian Vertikal ASN 1 yang bisa diselesaikan dalam 245 hari. Terhitung sejak pekerjaan borepile sampai selesai dan siap huni.
Pembangunan Rumah Susun (Rusun) ASN 1 di IKN itu hasil kolaborasi (KSO) Kementerian PUPR dengan PP Urban dan Jaya Konstruksi. Proyek Rusun ASN 1 terdiri dari 9 tower hunian. Setiap tower terdiri dari 10 lantai hunian dan 2 lantai podium.
Rusun dilengkapi fasos fasum seperti lapangan olahraga, jogging track, kolam retensi, jalur sepeda, jalur pejalan kaki, dan play ground. “Saat ini Kementerian PUPR sudah menyelesaikan satu tower siap huni, yaitu tower B West Residence,” ujar Iwan.
baca juga: Kementerian PUPR Kebut Pembangunan Hunian di IKN
Sedangkan Rekor MURI untuk Pembangunan Hunian Modular TNI Tercepat di Indonesia diberikan, atas keberhasilan Kementerian PUPR melakukan topping off proyek rusun 4 lantai itu dalam waktu 16 jam 3 menit 40 detik seluas 2.246 m2 sejak pekerjaan pondasi, dan menuntaskannya menjadi siap huni dalam 180 jam 3 menit 17 detik.
Rusun Modular TNI di IKN dibangun dengan teknologi modular guna mengejar kecepatan dan meringkas pekerjaan, tanpa mengesampingkan kualitas serta ketepatan hasil pembangunan.
Pembangunan Rusun Modular TNI merupakan hasil kolaborasi (KSO) Kementerian PUPR dengan WIKA Gedung dan Abipraya. Rusun diperuntukkan bagi personil TNI yang ditugaskan mengamankan wilayah IKN. “Hingga saat ini kita sudah menyelesaikan tiga tower hunian prajurit TNI dan Masjid Patriot Nusantara,” ungkap Iwan.