Selasa, April 21, 2026
HomeNewsEkonomiHarga Bapok Terus Menurun, Agustus Deflasi Lagi

Harga Bapok Terus Menurun, Agustus Deflasi Lagi

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Agustus 2024 kembali terjadi deflasi (penurunan indeks harga konsumen/IHK) secara bulanan (m-t-m) sebesar 0,03 persen.

Ini berarti selama 4 bulan berturut-turut terjadi deflasi atau penurunan harga barang dan jasa. Hanya saja, deflasi Agustus 2024 jauh lebih rendah dibanding Juli 2024 yang tercatat 0,18 persen dan Juni 2024 (0,08 persen), namun sama dengan deflasi Mei 2024 (0,03 persen).

Deputi Bidang Statistik Distribusi & Jasa BPS Pudji Ismartini saat konferensi pers di Jakarta, Senin (2/9/2024), menyatakan, selain deflasi juga terjadi penurunan IHK dari 106,09 (Juli 2024) menjadi 106,06 (Agustus 2024).

IHK Agustus 2024 mengalami deflasi (mtm), jelas Pudji, terutama karena inflasi harga pangan atau bahan primer/pokok (bapok) bergejolak (volatile food) turun menjadi 3,04 persen secara tahunan (yoy) dari 3,36 persen pada Juli 2024 (yoy).

“Kelompok pengeluaran penyumbang deflasi terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau. Kelompok tersebut mengalami deflasi 0,52 persen dan memberikan andil deflasi 0,15 persen,” katanya.

Baca juga: Juli Tetap Deflasi, Kata BPS Bukan Karena Penurunan Daya Beli Tapi Karena Ini

Barang yang dominan memberikan andil deflasi adalah komoditas yang harganya cenderung bergejolak, seperti bawang merah, daging ayam ras, tomat dan telur ayam ras. Bapok berkontribusi paling besar terhadap IHK atau inflasi.

Dengan terjadinya deflasi pada Agustus 2024, inflasi secara tahunan (yoy) menjadi 2,12 persen. Menurun dibanding inflasi tahunan Juli 2024 yang tercatat 2,13 persen.

Begitu pula inflasi tahun kalender atau year to date (ytd) pada Agustus 2024, menurun menjadi 0,87 persen dibanding 0,89 persen pada Juli 2024.

Berita Terkait

Ekonomi

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Sepanjang 2025 Transaksi Lintas Negara dengan Mata Uang Lokal Capai Rp435 Triliun

Di tengah berbagai tantangan, dan prediksi pertumbuhan ekonomi global...

Berita Terkini