Sabtu, Oktober 24, 2026
HomeNewsEkonomiPemerintah Bayar Utang, Cadangan Devisa Berkurang Rp10 Triliun

Pemerintah Bayar Utang, Cadangan Devisa Berkurang Rp10 Triliun

Bank Indonesia (BI) melalui Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso melaporkan, Kamis (7/8/2025), posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2025 berkurang USD600 juta (sekitar Rp10 triliun) menjadi USD152,0 miliar.

Perkembangan tersebut antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah, dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah melalui intervensi yang dilakukan BI di pasar dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.

Posisi cadangan devisa pada akhir Juli 2025 itu disebut setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan Indonesia,” tulis Ramdan.

Baca juga: Cadangan Devisa Catat Rekor Lagi, Tapi Rupiah Hanya Menguat Tipis

Hal itu sejalan dengan prospek ekspor yang tetap terjaga, neraca transaksi modal dan finansial yang diprakirakan tetap mencatatkan surplus, serta persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik dan imbal hasil investasi surat berharga di Indonesia yang menarik.

Berita Terkait

Ekonomi

Luncurkan DNKK, Presiden Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun Tahun Depan

Pemerintah memperkuat orientasi inklusi keuangan, dengan tidak hanya memperluas...

Ekonomi Digital Jadi Andalan Capai Target Pertumbuhan 6 Persen. Menko Airlangga Jelaskan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah...

BI: Manufaktur Ekspansif, Tapi Serapan Tenaga Kerjanya Masih Minus

Serupa dengan S&P Global dan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia...

Berita Terkini