Bank BNI Dorong UMKM Hingga Pekerja Migran Naik Kelas
Bank BNI kembali memperkuat komitmen untuk meningkatkan literasi keuangan dan mendorong kalangan UMKM naik kelas melalui partisipasi aktif pada National Financial Health Evet (NFHE) 2025 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Event NFHE 2025 dilakukan di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan Jakarta akhir bulan lalu yang juga dihadiri Ratu Maxima dari Belanda selaku UN Secretary-General Special Advocate for Financial Health.
NFHE menjadi wadah strategis bagi pemerintah, lembaga keuangan, dan para pemangku kepentingan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terkait kesehatan finansial serta mendorong perilaku keuangan yang lebih bijak, khususnya di kelompok rentan.
Menurut Direktur Operations Bank BNI Ronny Venir, keikutsertaan Bank BNI adalah wujud kontribusi nyata dalam menghadirkan ekosistem keuangan yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan.
“Bank BNI hadir untuk memberikan edukasi keuangan dan mendorong pemanfaatan layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, UMKM, pekerja migran, dan komunitas peduli lingkungan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Kamis (11/12).
Baca juga: Pembiayaan Hijau BNI untuk Transportasi Hingga Perumahan Subsidi Terus Meningkat
Pada kegiatan tersebut Bank BNI turut membuka booth interaktif yang menampilkan beragam produk kerajinan tangan, tas, dan dompet hasil karya UMKM binaan. Kehadiran booth tersebut tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga media untuk memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM lokal.
Ronny menambahkan, partisipasi Bank BNI ini selaras dengan strategi pemberdayaan UMKM yang terdiri dari tiga tahapan: Go Productive, Go Digital, dan Go Global. Pendekatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas penetrasi pasar UMKM hingga tingkat internasional.
Dalam rangkaian NFHE, Bank BNI juga menjadi salah satu narasumber dalam sesi talkshow yang membahas dukungan akses pembiayaan bagi pelaku usaha serta edukasi keuangan bagi berbagai segmen seperti UMKM, guru, pekerja migran, mahasiswa, serta komunitas peduli lingkungan.
Baca juga: Pembiayaan Prioritas Bank BNI Industri Padat Karya Hingga Perumahan
Pada akhirnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan sekaligus mempercepat UMKM naik kelas. Partisipasi ini sekaligus menunjukkan peran Bank BNI sebagai Agent of Development yang mendukung program pemerintah dengan prinsip kehati-hatian dan berorientasi pada profit berkelanjutan.
“Dengan kontribusi kami di event ini kembali mempertegas komitmen dalam memperluas edukasi keuangan, meningkatkan akses pembiayaan, serta memfasilitasi digitalisasi dan perluasan pasar UMKM. Seluruh langkah ini menjadi bagian dari upaya kami memperkuat fondasi ekonomi masyarakat yang semakin inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Ronny.