Senin, Mei 11, 2026
HomeBahan BangunanDinding Gipsum, Ringan dan Fungsi Akustiknya Lebih Baik

Dinding Gipsum, Ringan dan Fungsi Akustiknya Lebih Baik

Sebagian besar masyarakat selama ini hanya mengenal bata untuk bahan membuat dinding. Padahal ada produk lain sebagai alternatif dengan kualitas tidak kalah bagus, misalnya papan gipsum. Papan gipsum banyak digunakan untuk plafon menggantikann triplek dan saat ini mulai banyak digunakan untuk partisi dinding.

Gypsum Jayaboard
Gypsum Jayaboard

Salah satu kelebihan gypsum adalah bobotnya yang ringan. Dinding bata merah bobotnya mencapai 250 kg per m2, sedangkan papan gipsum dengan rangka metal atau rangka baja ringan bobotnya hanya 15 kg per m2. “Fungsi akustiknya juga lebih baik dibandingkan bata merah, tebal dinding bata 15 cm dapat menahan 45 desibel suara, sementara dinding gipsum hanya 8 cm,” ujar Indra Budi Wibowo, Technical & Quality Manager PT Petrojaya Boral Plasterboard, produsen papan gipsum Jayaboard, kapada housing-estate.com di Jakarta, Selasa (26/5).

Kekurangan papan gipsum hanya bisa digunakan untuk interior karena tidak tahan air. Untuk dinding luar tetap menggunakan dinding bata. Namun seiring perkembangannya produk papan gipsum juga ada yang tahan air, jamur, benturan, hingga tahan api (fire retardant). “Konsumen bisa memilih papan gipsum sesuai dengan kebutuhan, mau yang anti jamur, tahan benturan, dan sebagainya. Selain itu untuk ruang studio yang membutuhkan kedap suara, dengan dua lapis papan gipsum sudah bias, sementara menggunakan bata tebalnya bisa mencapai 30 cm bahkan lebih,” jelasnya.

Saat ini Jayaboard memiliki kapasitas produksi 65 juta m2 per tahun dari pabrik di Cilegon (40 juta m2) dan Gresik  (25 juta m2). Hampir seluruh produksi dari pabrik lokal ini diperuntukan bagi kebutuhan pasar dalam negeri, sementara untuk ekspor hanya 0,2 persen.

Berita Terkait

Ekonomi

Harga Beras Selalu Naik, Tapi Daya Beli Petani Makin Turun

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan awal pekan ini (4/5/2026),...

Kredit Bermasalah Pinjol Masih Bertahan Tinggi

Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Otoritas Jasa Keuangan...

Wamenkeu: Defisit Fiskal Tahun Ini Maksimal 2,9 Persen

Defisit fiskal atau kekurangan anggaran RI terancam melebar tahun...

Berita Terkini