Sabtu, September 5, 2026
HomeApartmentSentul City Siap Luncurkan Saffron Noble

Sentul City Siap Luncurkan Saffron Noble

Sentul City (3.100 ha) di Bogor, Jawa Barat, tengah bersiap untuk meluncurkan proyek apartemennya yaitu Saffron Noble di kawasan CBD Centera yang akan dikembangkan seluas 8,8 ha. Apartemen ini terdiri 4 tower seinggi 32 lantai dan saat ini baru dibuka satu tower  sebanyak 780 unit (28 unit/lantai).

Saffron Noble
Saffron Noble

“Apartemen ini belum diluncurkan tapi sudah terpesan 70-an unit, pre launching-nya akan dilakukan pekan ini. Proyek ini akan menyediakan 88 fasilitas di kawasan superblok yang akan dikembangkan jadi CBD-nya Sentul City, sekarang tengah dibangun AEON Mal yang akan beroperasi 2 tahun mendatang, setelah itu baru apartemen ini mulai dibangun,” ujarnya kepada housing-estate.com di ajang HousingEstate Expo 2016 di Atrium FX Mal Jalan Jenderal Sudriman, Jakarta, Sabtu (30/4).

Saffron Noble menyediakan tipe studio berukuran 35 m2, 1 bedroom (BR, 45 m2), dan 2 BR (60 m2) seharga Rp780 juta-Rp1,5 miliar atau sekitar Rp18 juta-Rp20 juta/m2. Selama ajang pameran ini juga konsumen ditawarkan cara bayar tunai bertahap hingga 5 tahun atau sebesar Rp6 jutaab/bulan.

Dilah menyebut minat orang terhadap properti di Sentul City terus meningkat seiring pengembangan proyek infratsruktur di kawasan ini. Fasilitas yang kian lengkap dan sarana transportasi yang semakin mudah telah membuat Sentul City dijadikan alternatif hunian dan bukan lagi ditinggali hanya saat akhir pekan.

“Harga rumahnya juga terus naik, sekarang rumah yang termurah di Sentul City tipe 56/60 atau 47/70 seharga Rp800 juta. Tipe lainnya 92/90-105/140 harganya Rp1,5 miliar-Rp2,5 miliar, itupun harus inden 2 tahun. Kami juga mengemas produk yang dijual dengan paket-paket investasi misalnya di-bundling dengan asuransi sehingga dalam waktu 15 tahun harga properti yang dibeli bisa dikembalikan 100 persen,” imbuhnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Penerimaan Negara Kuat, Juli Defisit Fiskal Baru 0,9 Persen

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, penerimaan negara...

Kemenperin: Agustus Manufaktur RI Masih Ekspansif, S&P Bilang Sebaliknya

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, industri pengolahan atau manufaktur RI...

Agustus Inflasi Kembali Meninggi, Dipicu Kenaikan Harga Bahan Makanan Termasuk Beras

Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Deputi Bidang Statistik Distribusi...

Berita Terkini