Sabtu, Oktober 24, 2026
HomeApartmentSentul City Siap Luncurkan Saffron Noble

Sentul City Siap Luncurkan Saffron Noble

Sentul City (3.100 ha) di Bogor, Jawa Barat, tengah bersiap untuk meluncurkan proyek apartemennya yaitu Saffron Noble di kawasan CBD Centera yang akan dikembangkan seluas 8,8 ha. Apartemen ini terdiri 4 tower seinggi 32 lantai dan saat ini baru dibuka satu tower  sebanyak 780 unit (28 unit/lantai).

Saffron Noble
Saffron Noble

“Apartemen ini belum diluncurkan tapi sudah terpesan 70-an unit, pre launching-nya akan dilakukan pekan ini. Proyek ini akan menyediakan 88 fasilitas di kawasan superblok yang akan dikembangkan jadi CBD-nya Sentul City, sekarang tengah dibangun AEON Mal yang akan beroperasi 2 tahun mendatang, setelah itu baru apartemen ini mulai dibangun,” ujarnya kepada housing-estate.com di ajang HousingEstate Expo 2016 di Atrium FX Mal Jalan Jenderal Sudriman, Jakarta, Sabtu (30/4).

Saffron Noble menyediakan tipe studio berukuran 35 m2, 1 bedroom (BR, 45 m2), dan 2 BR (60 m2) seharga Rp780 juta-Rp1,5 miliar atau sekitar Rp18 juta-Rp20 juta/m2. Selama ajang pameran ini juga konsumen ditawarkan cara bayar tunai bertahap hingga 5 tahun atau sebesar Rp6 jutaab/bulan.

Dilah menyebut minat orang terhadap properti di Sentul City terus meningkat seiring pengembangan proyek infratsruktur di kawasan ini. Fasilitas yang kian lengkap dan sarana transportasi yang semakin mudah telah membuat Sentul City dijadikan alternatif hunian dan bukan lagi ditinggali hanya saat akhir pekan.

“Harga rumahnya juga terus naik, sekarang rumah yang termurah di Sentul City tipe 56/60 atau 47/70 seharga Rp800 juta. Tipe lainnya 92/90-105/140 harganya Rp1,5 miliar-Rp2,5 miliar, itupun harus inden 2 tahun. Kami juga mengemas produk yang dijual dengan paket-paket investasi misalnya di-bundling dengan asuransi sehingga dalam waktu 15 tahun harga properti yang dibeli bisa dikembalikan 100 persen,” imbuhnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Luncurkan DNKK, Presiden Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun Tahun Depan

Pemerintah memperkuat orientasi inklusi keuangan, dengan tidak hanya memperluas...

Ekonomi Digital Jadi Andalan Capai Target Pertumbuhan 6 Persen. Menko Airlangga Jelaskan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah...

BI: Manufaktur Ekspansif, Tapi Serapan Tenaga Kerjanya Masih Minus

Serupa dengan S&P Global dan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia...

Berita Terkini