Selasa, Mei 12, 2026
HomeBerita PropertiInilah Perumahan Di Bandung Yang Laris di Di Saat Pandemic

Inilah Perumahan Di Bandung Yang Laris di Di Saat Pandemic

Kehadiran IKEA di Kota Baru Parahyangan memberikan berkah ke pengembangnya, PT Bela Parahyangan Investindo. Masuknya pusat belanja perabot dan perkakas rumah tangga asal negera Swedia ini tidak hanya menambah kelengkapan fasilitas kota baru tersebut tapi juga membuat penjualan rumahnya tahun lalu melejit sekalipun  di tengah pandemi Covid-19. Penjualan tahun 2020 tumbuh 60 persen dibandingkan penjualan yang diraih tahun 2019. Sementara penjualan 2019 tumbuh 145 persen dibandingkan perolehan penjualan 2018. IKEA mulai dibangun di awal 2019.

Raymond Hadipranoto, Marketing Manager  PT Bela Parahyangan Investindo, optimistis penjualan tahun ini juga pencapaiannya akan sesuai yang diharapkan, tumbuh sebesar 20 persen dari realisasi penjualan tahun lalu. Buktinya penjualan selama Januari-Februari 2021  tumbuh 25 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, apalagi pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 21/2021 tentang pembebasan PPN sebesar 10 persen untuk rumah berharga di bawah Rp2 miliar, dan untuk rumah  di atas Rp2 miliar konsumen mendapat diskon PPN sebesar 50 persen  sehingga tinggal dibayar 5 persen.

Raymond mengemukakan, Kota Baru Parahyangan penjualannya laris karena pada saat  pandemi ini semakin banyak konsumen yang memilih rumah di lingkungan yang bersih dan sehat. Pertimbangan berikutnya  rumahnya sehat  dengan menerapkan desain rumah yang sehat  yang diaplikasikan misalnya menyediakan ventilasi yang cukup dan menyediakan ruangan yang fleksibel yang dapat difungsikan  untuk ruang  bekerja si bapak atau ruang belajar anak. “Dua faktor ini kami terapkan  di Kota Baru Parahyangan,” terang ayah dari dua anak ini.

Saat ini developer gencar memasarkan rumah yang berharga di kisaran Rp1 miliaran hingga Rp2 miliaran, Februari 2021 developer merilis tatar (klaster) baru Tarubhawana. Lokasinya berdekatan dengan tatar Lokacitra di pengembangan tahap kedua.  Tatar terbaru ini berisi 300-an unit. Tahap pertama dipsarkan 200 unit dengan menawarkan rumah paling kecil tipe 94/120 berharga Rp1,7 miliaran dan ukuran di atasnya tipe 99/165 yang dibanderol Rp2,1 miliar.

Berita Terkait

Ekonomi

Bank Mandiri Dorong Penguatan Eksosistem UMKM

Penguatan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam...

Harga Beras Selalu Naik, Tapi Daya Beli Petani Makin Turun

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan awal pekan ini (4/5/2026),...

Berita Terkini