Sabtu, Juni 6, 2026
HomeNewsEkonomiNovember 2024 Konsumsi Kelas Menengah Turun, Menengah Atas dan Atas Meningkat

November 2024 Konsumsi Kelas Menengah Turun, Menengah Atas dan Atas Meningkat

Survei Konsumen Bank Indonesia November 2024 yang dipublikasikan Senin (9/12/2024) mencatat bukan hanya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi, bisnis, penghasilan, dan lapangan kerja, tapi juga kondisi keuangan konsumen.

Menurut survei tersebut, pada November 2024 rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio), membayar cicilan utang (debt to income ratio), dan yang ditabung (saving to income ratio) stagnan dibanding Oktober 2024.

Yaitu, masing-masing 74,4 persen, 10,5 persen, dan 15,1 persen pada November 2024, dibanding 74,5 persen, 10,5 persen, dan 15,0 persen pada Oktober 2024.

Proporsi konsumsi terhadap pendapatan terindikasi menurun pada kelompok menengah dengan pengeluaran Rp2,1-3 juta dan Rp3,1-4 juta.

Sedangkan konsumsi kelompok pengeluaran Rp1-2 juta (menengah bawah), Rp4,1-5 juta (menengah atas) dan >Rp5 juta (kelompok atas) sedikit meningkat, dengan peningkatan tertinggi pada kelompok pengeluaran Rp4,1-5 juta dari 72,3 persen menjadi 73,1 persen pada November 2024.

Baca juga: Survei Konsumen: Konsumsi Meningkat, Tabungan Menurun, Fenomena “Mantab” Berlanjut

Sementara untuk proporsi pendapatan yang ditabung, sedikit peningkatan terjadi pada kelompok dengan pengeluaran Rp3,1-4 juta dan Rp4,1-5 juta.

Sedangkan pada kelompok pengeluaran Rp1-2 juta, Rp2,1-3 juta, dan >Rp5 juta terjadi penurunan porsi tabungan, dengan penurunan terbesar pada kelompok pengeluaran >Rp5 juta, yaitu dari 16,9 persen pada Oktober 2024 menjadi 15,8 persen pada November 2024.

Para ekonom menduga kelompok terkaya itu menarik sebagian simpanannya di bank, untuk dialihkan ke instrumen investasi yang dinilai lebih menguntungkan seperti emas dan surat berharga terbitan pemerintah/otoritas moneter.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu Purbaya: Perbaikan Ekonomi Benar-Benar Terjadi, Lonjakan Penerimaan Pajak Buktinya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, kinerja perekonomian Indonesia...

Wamenkeu Suahasil: Kredibilitas dan Komunikasi Pemerintah, Kunci Menjaga Kepercayaan Pasar

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan, kredibilitas dan...

Dolar AS Perkasa, Kunjungan Turis Asing Meninggi

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Selasa (2/6/2026), jumlah kunjungan...

Berita Terkini