Senin, Agustus 3, 2026
HomeApartmentApartemen Mahasiswa Diantara Dua Kota Baru

Apartemen Mahasiswa Diantara Dua Kota Baru

The Medina Apartment
The Medina Apartment

Pengembangan apartemen di Serpong, Tangerang, tidak hanya menyasar kawasan kota baru.  Di koridor Jl Kelapa Dua, akses dari Karawaci menuju Legok, Kabupaten Tangerang,  yang diapit kawasan Gading Serpong dan Lippo Karawaci setidaknya terdapat tiga pengembangan proyek apartemen. Salah satunya The Medina Apartment yang dikembangkan PT Asfi Ilhami Rayhan di Jl Danau Kelapa Dua, Karawaci. Apartemen single tower berbentuk T yang dipasarkan satu tahun lalu itu sudah tahap pembangunan basement.  Menurut staf pemasarannya, akhir tahun ini rencananya akan dilakukan tutup atap (topping off) dan serah terima sekitar pertengahan sampai akhir tahun 2015.

The Medina memasarkan sekitar 600 unit hunian terdiri tipe studio (23 m2), 2 bedroom (2BR) 38 m2, dan tipe Combo (46-76 m2), seharga Rp287-849 juta. “Penjualannya sudah sekitar 85 persen,” terang staf pemasarannya.

Apartemen setinggi 18 lantai ini selain menyasar kalangan profesional muda juga membidik pasar mahasiswa. Pasalnya di sekitarnya ada sejumlah kampus perguruan tinggi ternama,. Sebutlah Universitas Gunadharma, Universitas Pelita Harapan (Lippo Karawaci), dan Universitas Multi Media Nusantara (UMN) di Gading Serpong. Menurut staf pemasarannya, pihak Universitas Gunadharma membeli puluhan unit yang akan disewakan kepada karyawannya.

Selain The Medina di koridor Kelapa Dua masih ada Grand Eschol Residence (720 unit) dan Majestic Point (839 unit) yang menyasar pasar lebih atas. Kalau The Medina harganya Rp11 juta/m2, dua apartemen lainnya itu masing-masing harganya Rp18 juta dan Rp17 juta/m2. Berkembangnya apartemen di Kelapa Dua ini alternatif kalangan menengah yang tidak mampu menjangkau landed house (rumah tapak) di Gading Serpong dan Lippo Karawaci karena harganya sudah terlampau tinggi.

Selain itu apartemen di Gading Serpong, seperti Scientia Residence dan Paramount Residence yang target utamanya mahasiswa UMN, semuanya sudah habis. Padahal jumlah mahasiswa universitas itu hingga lima tahun mendatang diproyeksikan mencapai ribuan. “Mereka itu butuh tempat tinggal baik membeli sendiri maupun menyewa,” ujar staf pemasaran The Medina. Pras

Berita Terkait

Ekonomi

Juli Inflasi Tahunan Melandai, Secara Bulanan Deflasi

Setelah terus mencatat level yang tinggi sejak Januari 2026...

AHY Dorong Pembangunan Bali: Satu Pulau-Satu Tata Kelola

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus...

Kadin: Multiplier Effect Industri Kesehatan, Rp1 Jadi Rp3

Sektor kesehatan dengan industri farmasi nasional bisa memberikan dampak...

Berita Terkini