Sabtu, Juni 20, 2026
HomeBankInvestment Roadshow Jawa Barat Potensinya Capai Rp24,6 Triliun

Investment Roadshow Jawa Barat Potensinya Capai Rp24,6 Triliun

Sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia (BI) dan visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, bank bjb menegaskan dukungannya dalam akselerasi investasi di Jawa Barat.

Dukungan tersebut antara lain dengan memfasilitasi The 3rd West Java Investment Roadshow 2025 yang dihelat pada akhir September 2025 lalu di T-Tower bank bjb Jakarta. Acara ini juga merupakan rangkaian menuju The 7th West Java Investment Summit 2025 yang akan digelar pada minggu kedua bulan November mendatang.

The 3rd West Java Investment Roadshow 2025 merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat yang bertujuan mendorong percepatan investasi serta mempromosikan proyek-proyek ready to offer kepada investor dalam dan luar negeri.

Mengutip laman resmi bank bjb Kamis (09/10), Investment Roadshow juga menjadi forum strategis yang mempertemukan perwakilan pemerintah pusat dan daerah, sektor perbankan, lembaga keuangan internasional, perwakilan diplomatik, serta investor nasional dan global untuk bersama-sama mengeksplorasi berbagai peluang investasi yang ditawarkan Jawa Barat.

Dalam kesempatan ini, dipresentasikan 16 proyek investasi prioritas dengan total nilai mencapai Rp24,6 triliun (1,49 miliar dollar), mencakup sektor agribisnis, infrastruktur, energi, dan pengembangan kawasan properti. Antusiasme investor terlihat jelas melalui penandatanganan 27 Letter of Intent (LoI).

Sementara itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk mendukung realisasi investasi tersebut melalui kemudahan perizinan, kepastian regulasi, dan fasilitasi penuh dari pemerintah daerah.

Roadshow investasi ini juga menjadi forum penting bagi investor untuk menjajaki peluang di berbagai sektor strategis Jawa Barat, termasuk agribisnis terpadu, infrastruktur perkotaan, dan solusi mobilitas. bank bjb hadir sebagai mitra finansial yang siap memberikan dukungan konkret.

Sebagai informasi, Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2029 dengan kebutuhan investasi yang lebih tinggi sepanjang periode 2025–2029. Sembilan sektor strategis ditetapkan sebagai prioritas, mulai dari energi baru terbarukan hingga pengembangan pendidikan dan vokasi.

Baca juga: Bank BJB Ajak Masyarakat Investasi Cerdas Melaui SBN Ritel Mulai Rp1 Juta

Untuk menarik investasi, pemerintah menawarkan insentif fiskal dan non-fiskal seperti tax holiday, tax allowance, hingga pengurangan pajak super bagi kegiatan riset dan pendidikan. Kebijakan khusus juga diarahkan untuk mempercepat ekosistem kendaraan listrik, sebuah sektor yang menjadi kekuatan baru Jawa Barat.

Selain insentif, pemerintah juga memperkuat ekosistem investasi melalui regulasi yang lebih sederhana dengan Undang-Undang Cipta Kerja, penerapan perizinan berbasis risiko melalui sistem OSS, hingga pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri. Jawa Barat menjadi salah satu pusat pertumbuhan yang diuntungkan dengan kebijakan ini.

Khusus untuk Jawa Barat, kontribusinya terhadap investasi nasional menunjukkan pertumbuhan yang kuat, dengan sektor otomotif, peralatan transportasi, serta perumahan dan kawasan industri sebagai penopang utama.

Salah satu kekuatan Jawa Barat adalah posisinya sebagai pusat ekosistem kendaraan listrik nasional. Dari hulu hingga hilir, Jawa Barat memainkan peran besar dalam mendorong pengembangan industri berbasis energi bersih, sejalan dengan arah pembangunan berkelanjutan Indonesia.

Ekonomi Jawa Barat juga mencatat pertumbuhan pada kuartal kedua 2025. Pertumbuhan ini ditopang oleh konsumsi rumah tangga, peningkatan investasi, serta kinerja ekspor ke Tiongkok dan India. Investasi di provinsi ini pada periode tersebut menyerap banyak tenaga kerja.

Inflasi di Jawa Barat relatif terkendali, terutama karena penurunan harga bahan makanan. Kondisi ini memberikan stabilitas yang dibutuhkan bagi investor untuk masuk ke pasar daerah.

bank bjb juga telah mengambil peran aktif dalam mengakselerasi investasi di Jawa Barat di mana terlibat dalam pembiayaan sejumlah proyek hingga pengembangan fasilitas industri. Partisipasi bank bjb pada proyek-proyek tersebut tidak hanya memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi tetapi juga memperkuat daya saing Jawa Barat sebagai kawasan industri, logistik, dan pendidikan yang terintegrasi.

Selain dukungan finansial, bank bjb juga menghadirkan layanan digital modern seperti DIGI bank bjb Mobile Banking dan Internet Banking Corporate. Layanan ini mempercepat akses transaksi, pembiayaan, hingga integrasi sistem keuangan daerah, mendukung efisiensi bagi pelaku usaha dan investor.

Baca juga: Bank bjb Ajak Keluarga Miliki Perencanaan Keuangan

Dengan ekosistem investasi yang kuat, dukungan regulasi, serta keterlibatan aktif perbankan daerah, The 3rd West Java Investment Roadshow 2025 menjadi ajang penting untuk memperkuat daya tarik Jawa Barat di mata investor.

Dengan dukungan semua pihak, bank bjb optimis Jawa Barat tidak hanya menjadi pintu masuk investasi ke Indonesia, tetapi juga motor penggerak dalam pencapaian target pembangunan nasional menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, hijau, dan berkelanjutan.

Partisipasi aktif dalam forum investasi seperti West Java Investment Roadshow juga menjadi sarana bagi bank bjb untuk mempertemukan investor dengan proyek-proyek potensial, sehingga mempercepat terwujudnya investasi baru di Jawa Barat.

Berita Terkait

Ekonomi

Presiden Minta Bank-Bank Milik Negara Jangan Cuma Cari Untung

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan jajaran komisaris dan...

Presiden Perintah Menteri Rosan: Sampaikan Kepada Publik Senin Besok Kondisi Investasi RI Sesuai Fakta

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM...

Mei Masyarakat Banyak Belanja dan Kuras Tabungan, Cicilan Utang Meningkat

Pada Mei 2026, rata-rata proporsi pendapatan konsumen yang dipakai...

Berita Terkini