Rabu, September 23, 2026
HomeNewsEkonomiModal Asing Kembali Masuk, Rupiah Menguat Cukup Signifikan ​​​​​​​

Modal Asing Kembali Masuk, Rupiah Menguat Cukup Signifikan ​​​​​​​

Bank Indonesia melaporkan, Jum’at (8/8/2025), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) pada akhir perdagangan Kamis, 7 Agustus 2025, ditutup pada level (bid) Rp16.285. Menguat 165 poin dibanding akhir perdagangan Kamis pekan lalu di level Rp16.450 per USD.

Penguatan rupiah terjadi bersamaan dengan melemahnya indeks dolar AS atau DXY ke level 98,40, turunnya imbal hasil atau yield Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun terbitan pemerintah Indonesia ke level 6,44 persen, dan naiknya yield surat utang pemerintah AS atau US Treasury (UST) Note 10 tahun ke level 4,250 persen.

Pada pembukaan perdagangan Jumat, 8 Agustus 2025, nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis ke level Rp16.300 per USD dibanding hari sebelumnya, untuk kemudian ditutup di level Rp16.299 pada penutupan perdagangan. Penurunan tipis kurs rupiah itu terjadi saat imbal hasil SBN 10 tahun stabil di 6,44 persen.

Namun, dibanding Jum’at pekan lalu, nilai tukar rupiah Jum’at pekan ini menguat cukup signifikan. Pada awal perdagangan Jum’at, 1 Agustus 2025, rupiah dibuka melemah ke level (bid) Rp16.500 per USD, dan ditutup menguat tipis ke level Rp16.494 pada penutupan perdagangan di pasar JISDOR.

Baca juga: Lagi, Pekan Ini Nol Aliran Masuk Modal Asing, yang Ada Keluar Rp16,24 Triliun

Kendati ada sedikit penurunan cadangan devisa sebesar USD600 juta, persepsi pasar terhadap stabilitas makro ekonomi Indonesia secara umum masih cukup kuat, sehingga membantu menopang nilai tukar rupiah tetap cukup kuat.

Selain itu modal asing portofolio kembali masuk (beli neto), setelah beberapa pekan sebelum pekan ini terus menerus keluar (jual neto), sehingga menambah sentimen positif karena adanya pasokan dolar.

Selama 4 hari pekan ini (4–7 Agustus 2025), nonresiden atau asing tercatat beli neto Rp9,24 triliun. Terdiri dari beli neto Rp0,64 triliun di pasar saham, Rp6,27 triliun di pasar SBN, dan Rp2,33 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Berita Terkait

Ekonomi

Juli 2026 Kunjungan Turis asal Timur Tengah dan Eropa Naik Tinggi

Laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) awal September 2026...

Jaga Kecukupan Likuiditas, Kemenkeu Lanjutkan Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Perbankan

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melanjutkan kebijakan penempatan dana Saldo Anggaran...

Menkeu: Agustus 2026 Penerimaan Negara Tumbuh 25,4 Persen, Utang on Track, Defisit Terjaga

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyampaikan, kinerja Anggaran Pendapatan...

Berita Terkini