Kadin: Perdagangan Indonesia-Tailan Akan Mencapai USD30 Miliar Tahun 2030
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Thai Chamber of Commerce Indonesia (TCCI) menyelenggarakan Indonesia-Thailand Business Forum bertajuk “Advancing the Indonesia-Thailand Strategic Partnership: Building Integrated Value Chains in Industry, Services, and the Halal Economy” bertepatan dengan kunjungan resmi Perdana Menteri Kerajaan Tailan H.E. Anutin Charnvirakul ke Indonesia pekan ini.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan, forum bisnis seperti ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat dialog dan kolaborasi antara pelaku usaha Indonesia dan Tailan. Penyelenggaraan forum ini juga merupakan bagian dari mandat Kadin Indonesia sebagai representasi resmi dunia usaha nasional.
“Terelebih hubungan Indonesia dan Tailan telah terjalin jauh sebelum lahirnya ASEAN maupun terbentuknya negara-negara modern saat ini. Selama berabad-abad, kedua bangsa telah terhubung melalui jalur perdagangan maritim, pertukaran budaya, serta hubungan antar-kerajaan di kawasan Asia Tenggara,” ujarnya melalui siaran pers Kamis (6/8).
Sejarah juga telah menunjukkan bahwa persahabatan Indonesia dan Tailan telah berlangsung selama berabad-abad dengan saling bertukar barang, gagasan, dan tradisi. Bahkan hingga kini berbagai peninggalan sejarah telah menjadi pengingat bahwa perjalanan kedua bangsa selalu saling berkaitan.
Anin juga menyoroti kunjungan Perdana Menteri Kerajaan Tailan ke Indonesia yang merupakan kunjungan pertama dalam 15 tahun terakhir. Menurut Anin, momentum tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan strategis kedua negara sebagai dua ekonomi terbesar di ASEAN, kedua negara memiliki potensi yang sangat besar.
Baca juga: Kadin Beberkan Potensi Besar Investasi di Indonesia, AI Salah Satunya
Dengan populasi gabungan sekitar 357 juta jiwa dan nilai ekonomi mendekati 2 triliun dolar AS, kedua negara dinilai memiliki peluang untuk memperluas kerja sama perdagangan maupun investasi. Saat ini nilai perdagangan bilateral telah mencapai sekitar 17,5 miliar dolar AS.
“Kami optimistis target peningkatan menjadi 30 miliar dolar AS pada tahun 2030 dapat diwujudkan seiring dengan semakin eratnya hubungan investasi dan hubungan antar-masyarakat kedua negara. Kedua negara juga memiliki komitmen yang sama dalam memperkuat multilateralisme serta gagaran stabilitas dan kemakmuran kawasan,” bebernya.
Sebagai negara pendiri ASEAN, kedua negara memiliki peran strategis dalam mendorong integrasi ekonomi regional. Anin menyampaikan dukungan Kadin Indonesia terhadap kepemimpinan Tailan sebagai Ketua ASEAN pada 2028 melalui kolaborasi dengan ASEAN Business Advisory Council maupun APEC Business Advisory Council.
Maka peluncuran Strategic Partnership Plan 2026-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Kerajaan Tailan H.E. Anutin Charnvirakul bisa dilihat sebagai arah baru hubungan bilateral kedua negara.
Forum bisnis kali ini juga memfokuskan kerja sama pada sektor ekonomi halal, jasa, hilirisasi, serta manufaktur yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan daya saing kedua negara. Indonesia dan Tailan memiliki peluang menjadi pemimpin dunia di sejumlah sektor strategis apabila mampu menggabungkan inovasi dengan skala ekonomi yang dimiliki kedua negara.
Baca juga: Kadin Paparkan 3 Hal Supaya Ekonomi Bertahan di Tengah Konflik Timur Tengah
Tailan, menurut Anin, telah dikenal dunia sebagai negara dengan keunggulan pertanian melalui produk seperti beras melati dan buah-buahan tropis sementara Indonesia memiliki sumber daya alam, keanekaragaman hayati, serta kapasitas produksi dalam skala besar. Ketika skala Indonesia dipadukan dengan keunggulan Tailan maka dapat menghadirkan solusi pangan bagi dunia.
Untuk itu sangat penting bagi dunia usaha kedua negara untuk terus meningkatkan perdagangan, investasi, kolaborasi antar-pengusaha, serta mendorong inovasi bersama demi menciptakan kemakmuran yang lebih inklusif.
“Sejarah telah mempertemukan kita, dunia usaha memperkuat hubungan itu, dan inovasi akan menentukan masa depan kita. Indonesia membawa skala, Tailan membawa keunggulan. Bersama-sama kita dapat menciptakan kemakmuran yang lebih besar, bukan hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi dunia,” pungkas Anin.